Beberapa pekan ini,mungkin ada yang menganggap saya sombong atau pelit.Pertama karena gak pernah lagi singgah dan komeng komeng silaturahim ke rumah narablog sekalian
,dan yang kedua jika lebih diperhatikan saya sendiri jarang membalas komeng komeng di blog ini, bukan belagu apalagi sok kece melainkan memang ada alasan istimewa dibaliknya *jiiieeeehhhh
Dulu ketika memulai blogwalking,saya berada di rumah saya yang notabene masih kampung (whats??), iya rumah saya memang di kampung tetapi saya bangga dengannya.Karena di kampung,maka sinyal modem saya kurang yahud,karena itu pula saya sering mengeluh. Alhasil saat itu saya jarang mengunjungi lokasi lokasi yang ‘berat’,tau kan maksudnya??
Nah!ternyata Allah memberi ganjaran setimpal untuk hamba yang kufur nikmat seperti saya ini,persis mulai tanggal 4 Juli lalu hingga sekarang saya berada disuatu daerah yang… ehmm gimana ya nyritainnya,.. jangankan sinyal modem Fl*sh Unl*m*ted,sinyal gsm ind*s*t saja seret mberet,.. huft,gimana mau ngeluh ngeluh lagi coba??nangis berember ember juga gak bakal ngrubah apapun
Allahu robby,..faghfirliy,.. faghfirliy,..
![]()
Hmmmm, …
Saya harus bersyukur masih ada warnet yang meski berjarak 20km dan bertarif 10 kali lipat tapi sudah bisa mengobati kerinduan saya pada komunitas ini, meski perangkat kompinya lola bin majnun
Saya harus bersyukur masih bisa makan daging,udang dan ikan tuna asin super besar daripada sayur mayur yang sewaktu kecil tidak saya sukai,karena disini daging lebih murah daripada sayuran.
Saya harus bersyukur karena meski air bersih sangat langka tetapi masih bisa menampung air hujan yang turun hampir setiap hari,itu adalah air kiriman langsung dari langit
Saya harus bersyukur meski banyak nyamuk endemic tetapi banyak juga predatornya yang kadang masuk rumah dan nempel dilangit langit (bukan cicak,tapi katak
)
Saya harus bersyukur pernah sakit dan bahkan alergi obat,dengar dengar kalo belum kena malaria katanya belum penduduk sini.Alergi obat itu membuat pipi saya tembem dan merona,mata meyipit manis,cantik pokoknya
Saya harus bersyukur untuk sebuah keputusan setengah hati yang saya ambil untuk kesini (yang sekarangpun masih berat), bila memungkinkan saya akan tinggal disini selama 1 tahun.
Dan saya harus bersyukur untuk sesuatu yang sangat layak saya syukuri setiap pagi,yaitu, mentari akan langsung menyeka wajah saya jika pagi tiba,.. dengan kehangatannya dia memeluk saya, menimang dan menunggu saya membuka mata sembari tersenyum,.. mentari itu sangat indah,persis dibalik jendela besar kamar saya
Apakah Anda penasaran dimana saya berada? Ini bukan B*gBroth*r juga bukan Primit*f Runaw*y…
Saya masih di Indonesia, hanya saja diujung timur, MERAUKE. Tepatnya antara pertigaan Semangga dan Tanah miring…
Tertarik kopdaran disini???
miss u all
Citra W. Hapsari
