New Born

Bismillahirrohmanirrohim,..

Dalam sebuah hadits disebutkan,bahwa manusia adalah tempatnya salah dan lupa,jika tak pernah salah ataupun lupa maka malaikatlah namanya.

Kesalahan adalah fitrah,karenanya kita belajar berbuat benar

Lupa adalah anugrah,karenanya kita belajar menikmati hal hal baik

Saya dulu menyukai saat saat ketika saya berbuat salah,menyukai proses perbaikan kesalahan karena membuat kita lebih kreatif memperbaikinya.”membuat kita lebih mengenal diri kita sesungguhnya”,itulah iming iming yang saya dapat ketika itu.

Keyakinan itu didukung oleh sebuah asumsi dari seorang teman tentang “entry point”,dimana bagi sebagian orang kesalahan bisa menjadi titik balik hidupnya,menjadi sesuatu yang ‘menggebrak’ untuk orang itu bisa berubah menjadi lebih baik.dramatically.

Akan tetapi,tanpa saya sadari kesalahan itu menyelipkan teman karibnya,yakni si lupa.Maka si lupa membuat saya lupa bahwa syetan punya banyak pintu dan berbagai tipu muslihat.Si lupa dengan sukses memperdaya saya hingga saya tidak melihat garis menganga antara kesalahan kecil saya dengan sebuah dosa kecil.Kemudian sebagaimana syetan dengan rapi mengaturnya,maka dosa dosa kecil itu lambat laun membesar.Sementara kesadaran saya masih asyik bermain dalam “mengenal diri saya sesungguhnya dan mengetahui seberapa jauh saya bisa berubah”,Syetan ternyata sudah canggih menyandera merayu dan membujuk bawah sadar saya:

”ahhh ga papa cuma gitu doang,pasti nanti bisa berubah baik lagi,gak papa kok,suer dehh,Citra kan hebat dan pintar pasti bisalah kalo sekedar memperbaiki kesalahan sepele macam ini..”

“Cit,jangan anggap ini dosa kecil,anggaplah kamu sudah membantu orang lain.itu lebih penting daripada kamu mikirin dosamu sendiri.Orang ini sangat membutuhkan bantuanmu dan hanya dengan cara ini kamu bisa membantunya,ayolah jangan egois,toh nanti kamu bisa memperbaikinya sama sama,if there were a white lie,there must be a white sin,..”

“Kenapa Cit?dosa besar?lihatlah lebih dekat,bukankah orang orang yang tampak alim dan agamis itu juga melakukan dosa besar??bahkan lebih parah dari kesalahanmu,ingatkan cerita cerita yang nyampe telingamu??Nyantelah sai,semua orang tu pake topeng kok,u not the only one..”

“kenapa lagi to Tra,kamu melakukan kesalahan besar yang sama berulang kali?lha trus kenapa??kamu dzolim sama banyak orang??lha trus kenapa??Namanya orang belajar tentang kehidupan tu ya begitu itu,tenang aja,kamu masih muda,wajar kalo salah,apalagi kondisimu yang masih rapuh maka sangat wajar jika labil,hidup yang tidak adil padamu,wajar kalo kamu mencari pelampiasan,kalo mau membayar kesalahan pada orang lain ya nantilah pasti ada masanya,pas tua nanti barulah kamu taubat,pokoknya kan sebelum kamu mati,masih lama ituuu,..jadi nanti nantilah saii,Citrakyu yang cuantiiik :mrgreen: (kutipan yang ini cuma improvisasi,hehe)

“bla bla bla,..”ngeri deh kalo dilanjutkan :twisted:

Dan seperti itulah scenario yang bisa saya baca,dan ini barangkali hanya scenario dari sebuah drama kuno para syetan,mungkin bagi mereka hanyalah sebuah script pelajaran dasar dari handbook para syetan yang berjudul “how to cheating human for dummies volume 1”

Berani mengambil resiko dan berani berbuat salah itu baik,tetapi bagi saya tidak ada kesalahan kecil yang kecil dan tidak ada dosa kecil yang kecil karena semua itu dosa besar (lhah,kok gak nyambung kalimat satu dengan berikutnya?biarin! :lol: ),lagipula,saya memang lebih respect pada mereka yang pernah salah kemudian memperbaikinya,karena dari situ kita bisa mengetahui bahwa tak ada gunanya bermain main dalam kesalahan dan betapa sulitnya untuk kembali andai sudah terjerumus kedalamnya,terlebih lagi kita bisa lebih tahu bagaimana membantu orang lain ketika melakukan kesalahan yang sama,dan itu lebih manjur daripada isapan theory :mrgreen:

Dan sisi baiknya adalah,pada akhirnya saya benar benar lebih mengenal diri saya,meski itu membutuhkan perjalanan yang sangat panjang dan berliku.jiaaaahhh

Saya jadi teringat,Sebulan yang lalu jika Anda tahu,saya pernah begitu gila,memosting sebuah kesalahan gila,menampakkan kondisi saya yang lemah dan pengecut.

Postingan itu mendapat respon,dukungan dan kepedulian terhadap saya dari teman teman,mereka tidak mengenal dan belum saya kenal tetapi sudi untuk sekedar menyemangati dan mengingatkan.

The outsiders came and help your secure,suddenly gave you support and become your friends,my life must be worth isn’t??

 Saya sangat bersyukur untuk itu semua.Sejenak saya merasa jadi artis  :lol: ,bukankah artis artis itu juga tidak mengenal semua penggemarnya,tetapi adakalanya seorang artis bisa bangkit dari keterpurukan karena dukungan penggemar.hmmm,analogi yang aneh :mrgreen: .Fokuskan pada dukungan,bukan analogi artis dan fansnya lo :lol:

Sekarang saya tahu jika ada sesuatu diluar sana yang sewaktu waktu berusaha untuk merobohkan benteng saya lagi,maka saya hanya perlu mengambil sikap.thats all.

Saya dewasa dan harus memilih.

Saya sedang belajar bagaimana seharusnya saya bersikap tanpa mendzolimi dan memberi pesan yang salah. Kebaikan itu baik selama pesan yang diberi = pesan yang diterima :D

Dan sekali lagi,bahwa semua dosa entah kesalahan kecil ato besar,entah dzolim kepada orang sedikit atau banyak,judulnya tetap D.O.S.A  :twisted:

Eniwe,Pada kesempatan kali ini ijinkan saya meminta:

Untuk semua kekonyolan

Untuk semua keegoisan

Untuk semua kesemena-menaan :mrgreen:

Untuk semua kekanak kanakan

Untuk semua ketidakpedulian

Untuk komen komen yang belum terbalas

Untuk ‘rumah rumah’ yang belum terkunjungi

Untuk tulisan tulisan yang belum terbaca

Citra mohon ma’aaaaaaaaaaaaaaaaaffffff :smile:

Lahir Bathin mohon diikhlaskan yaa??? :D

Ahh,..rasa rasanya kok tidak rela Ramadhan berakhir :cry:

Ibnu Abbas perna berkata, “Tidak ada dosa kecil apabila dilakukan dengan terus menerus dan tidak ada dosa besar apabila disertai dengan istighfar

Berhati hatilah kalian terhadap dosa kecil,sebab jika berkumpul dalam diri seseorang,ia (dosa kecil itu) akan membinasakannya (H.R Ahmad dan Thabrani dalam Al Ausath)

Best Regards

Citra Widya Hapsari

2 Komentar to “New Born”

  1. gambarnya bikin sendiri yaaaa? kereeennn

    sama2 ya mohon maaf lahir batin, taqabalallahu minna wa minkum

    btw, itu salah tahun bukan?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.